Pedrosa Kawatirkan Hujan

Rebut Pole Position, Pedrosa Khawatir Hujan
LE MANS – Honda berpeluang unjuk gigi dalam lomba Grand Prix Prancis di Sirkuit Le Mans hari ini. Sebab, pembalap tim pabrikan Repsol Honda, Dani Pedrosa, merebut pole position setelah membukukan waktu tercepat dalam sesi kualifikasi kemarin (16/5).

Pedrosa membukukan 1 menit 33,974 detik. Dia hanya unggul 0,005 detik alias 5 per seribu detik dari Jorge Lorenzo (Fiat Yamaha) yang membukukan catatan waktu tercepat kedua. Casey Stoner (Ducati Marlboro) ada di urutan ketiga dengan selisih 0,075 detik. Sedangkan juara tahun lalu, Valentino Rossi (Fiat Yamaha), akan start dari posisi keempat.

Melihat selisih waktu yang begitu dekat, bisa dipastikan balapan hari ini berlangsung ketat. Pedrosa harus tetap waspada. Sebab, pengalamannya musim lalu menunjukkan bahwa pole position bukan jaminan menang di Le Mans. Saat itu dia juga merebut posisi start terdepan. Tetapi, akhirnya Rossi yang menang.

Apa pun, Pedrosa tetap menyambut pole position tersebut dengan sukacita. Sebab, itu pole position pertama yang dibukukan oleh pembalap Honda musim ini.

Awal musim ini, prestasi tim asal Jepang memang seret. Itu tidak lepas dari cedera Pedrosa selama musim dingin lalu. Sehingga, pembalap utama Repsol Honda tersebut tidak mampu turun ke lintasan untuk mengembangkan motor.

“Pole position yang luar biasa. Sudah lama saya menunggunya,” ucap pembalap yang kali terakhir merebut pole position di GP Malaysia tahun lalu itu. “Sebenarnya, target saya adalah start di barisan depan. Tapi, kerja keras tim membuat saya bisa menjadi yang terdepan,” tambahnya.

Sesi kualifikasi kemarin pada awalnya dikuasai Rossi. Namun, setelah seperempat waktu berjalan, Lorenzo dan Stoner menyalip. Posisi tersebut bertahan sampai detik-detik akhir menjelang kualifikasi usai. Saat itulah Pedrosa menyodok ke depan para rival tersebut.

Stoner yang musim lalu menjadi pembalap paling buncit yang masuk ke garis finis tidak kalah optimistis dengan bekal posisi start ketiga yang direbut kemarin. Dia yakin bisa memecah kebuntuan Ducati di Le Mans. Seperti diketahui, posisi terbaik yang dibukukan oleh pembalap Ducati di sana adalah peringkat ketiga. Posisi itu dibukukan oleh Stoner pada 2007.

“Besok (hari ini, Red) saya merasa berpeluang mendapatkan hasil baik di sirkuit itu,” ucap Stoner sebagaimana dilansir Autosport.

Hujan Berpeluang Turun

Ya, Stoner memang layak memiliki kepercayaan diri tinggi di Le Mans kali ini. Itu tidak lepas dari penggunaan sistem elektronik baru di Desmosedici GP9 yang dia kendarai. Namun, Stoner dan pembalap barisan depan lain wajib waspada dengan faktor nonteknis. Berdasar perkiraan cuaca, hari ini Sirkuit Le Mans akan diguyur hujan. Sinyalnya, sesi latihan Jumat lalu dan kemarin sudah diganggu hujan.

Seperti biasa, jika hujan turun, pesta persaingan bisa berbalik. Itu sudah terbukti pada 2007, ketika Chris Vermeulen tiba-tiba menjadi pemenang. Pedrosa adalah salah seorang yang khawatir dengan hujan.

“Perubahan cuaca selama sepekan ini bisa menjadi penentu. Itu membuat kami harus benar-benar fokus pada lomba,” tutur Pedrosa.

Rossi yang memburu kemenangan grand prix ke-99 di Le Mans juga khawatir dengan hujan. “Motor kami cepat di lintasan basah. Tetapi, kami lebih senang berlomba dalam kondisi kering,” ungkap pembalap berjuluk The Doctor itu.

Awal musim ini, hujan memang sering turun. Hanya balapan di Jerez dua pekan lalu yang aman dari hujan. Bahkan, lomba seri pertama di Qatar harus ditunda sehari karena hujan. (nar/ang)

HALAMAN KEMARIN

* Tanda Putih untuk Ban Lunak
* Terganggu Hujan, Dovizioso Tercepat
* Kejar Podium tanpa Terjatuh
* Tunggu Efek Komponen Baru
* Awas, Le Mans Area Yamaha
* Ducati Rombak Tim
* Setelah Grand Prix Spanyol di Sirkuit Barcelona
* Jenson dan Rubens Bebas Bersaing
* Tim-tim Formula 1 Buru Jenson Button dan Brawn-Mercedes
* Mobil Vettel Lebih Berat

%d bloggers like this: