Rossi bicara

Warning dari Rossi
Ungguli 0,621 Detik Stoner di Sesi Latihan

JEREZ – Valentino Rossi memberikan sinyal kepada para pesaingnya bahwa dia bakal tampil perkasa di Grand Prix Spanyol. Dalam sesi latihan di Sirkuit Jerez kemarin (1/5), pembalap Fiat Yamaha asal Italia itu menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 39,647 detik.

Dengan catatan waktu tersebut, Rossi unggul cukup jauh dari pembalap tercepat kedua Loris Capirossi dari Rizla Suzuki. Mereka terpaut 0,364 detik. Dengan andalan Ducati Marlboro Casey Stoner yang menduduki posisi ketiga, Rossi lebih cepat 0,621 detik.

Stoner yang selama uji coba pada Maret lalu menjadi yang tercepat kemarin sebenarnya memulai latihan dengan baik. Pada awal sesi, pembalap Australia itu memimpin. Namun, akhirnya Rossi yang dikenal jago di sirkuit dengan banyak tikungan lambat itu yang mengambil alih posisi terdepan.

Setelah Rossi menjadi yang terdepan, Yamaha sebenarnya berpeluang menguasai posisi tiga besar. Pembalap Fiat Yamaha lainnya, Jorge Lorenzo, menyusul membukukan catatan waktu tercepat kedua. Berikutnya, pembalap tim satelit Tech 3 Yamaha Colin Edwards menduduki posisi ketiga.

Tetapi, pada detik-detik akhir sesi latihan, Stoner kembali merangsek ke urutan kedua. Posisi itu beberapa saat kemudian berpindah tangan ke Capirossi. Lorenzo akhirnya tercepat keempat. Sedangkan Edwards terlempar ke urutan keenam setelah digusur pembalap Repsol Honda Andrea Dovizioso.

Jagoan Spanyol Dani Pedrosa kemarin harus puas pada posisi kesepuluh. Pembalap mungil itu bahkan kalah cepat dari Marco Melandri dari Hayate yang membukukan catatan waktu tercepat kesembilan.

Menghadapi GP Spanyol ini, ambisi Rossi untuk menang memang lebih tinggi dari biasanya. Itu tidak lepas dari kegagalannya merebut kemenangan pada dua seri yang telah berlangsung musim ini. Dia hanya mentok di urutan kedua di Qatar dan Jepang.

Nah, di Jerez tersebut, peluang Rossi untuk menang cukup terbuka. Dialah jagoan Jerez. Dalam delapan lomba terakhir, dia menang lima kali di sana. Meski, kali terakhir tahun lalu dimenangi Pedrosa.

Dengan kondisi kualifikasi hari ini dan lomba besok yang diprediksi cerah, sangat mungkin Rossi bisa mempertahankan performa. Sebagai catatan, dalam dua seri sebelumnya, hujan menjadi masalah pelik. Di Qatar, lomba harus ditunda sehari karena hujan mengguyur pada Minggu malam ketika lomba akan digeber di Sirkuit Losail. Di Jepang, babak kualifkasi sampai ditiadakan karena hujan lebat mengguyur pada Sabtu.

Meski relatif aman dari hujan, balapan di Jerez tahun ini akan menantang. Itu tidak lepas dari perubahan permukaan di sana. Jika banyak benjolan di beberapa bagian sirkuit pada musim lalu, tahun ini akan lebih mulus.

Kemulusan itulah yang menghadirkan tantangan tersendiri. Karena permukaan lintasan masih baru, sifatnya lebih abrasif terhadap ban. Kondisi tersebut sampai membuat pihak Bridgestone selaku penyuplai tunggal ban MotoGP mempersiapkan ban yang lebih keras. “Jika dulu kami membuat ban untuk meredam benjolan, kini kami harus memilih compound yang lebih keras agar ban lebih awet,” kata Tohru Ubukata, manajer pengembangan Bridgestone. (na/ang)

67254large

%d bloggers like this: